Mengejar Impian

Hari ini, tepat jam 12 siang saya sengaja mendengarkan radio. Tepatnya radio Cosmopolitan Fm. Jarang-jarang saya mendengarkan radio, apalagi di siang hari bolong. Tapi hari ini sangat berbeda. Saya mendengarkan Cosmopolitan Fm karena hanya ada satu alasan. Mas Jubing Kristianto.

Yup, betul. Mas Jubing adalah alasan saya mendengarkan radio di siang hari bolong. Siang tadi, Mas Jubing hadir sebagai bintang tamu di acara ”Lunch with Erwin”. Untungnya, kuliah hari ini tidak sampai jam setengah satu, karena acaranya di mulai jam dua belas tepat, jadi saya bisa langsung mengikuti acaranya dari awal sampai akhir. Sangat senang bisa mendengar suara dentingan gitar Mas Jubing di radio. Ada beberapa lagu andalan Mas Jubing yang di mainkan tadi. Diantaranya adalah Becak Fantasy, Hujan Fantasy, dan Bohemian Rhapsody. Ada juga lagu klasik yang sempat dimainkan, yaitu Marrieta karya F. Tarrega, seorang komposer ternama abad 19 yang berasal dari Spanyol.

Percakapan antara Mas Jubing dengan Erwin sang penyiar adalah percakapan seputar pengalaman-pengalaman Mas Jubing pada saat pertama kali mengenal gitar sampai dengan saat ini. Tidak disangka, dulu ternyata Mas Jubing berprofesi sebgai redaktur pelaksanan di salah satu tabloid ternama. Posisi yang sudah cukup tinggi dan nyaman, kalau menurut saya. Tapi setelah selama 13 tahun bekerja menjadi jurnalis, pada tahun 2003 Mas Jubing memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan mengejar impian semasa kecilnya untuk menjadi seorang gitaris. Keputusannya tersebut akhirnya berbuahkan hasil. Ia telah berhasil menjadi salah satu gitaris klasik Indonesia yang memiliki album solo gitar. Selain itu albumnya yang berjudul “Becak Fantasy”  juga masuk ke dalam 20  album terbaik Indonesia tahun 2008 versi Rolling Stone Indonesia. Hebat bukan? Demi mengejar impiannya, beliau rela meninggalkan perkerjaannya yang telah digeluti selama kurang lebih 13 tahun.

Ingin rasanya menjadi seperti Mas Jubing, yang berani mengejar kembali impian masa lalunya untuk menjadi seorang gitaris dan memperkenalkan gitar klasik kepada masyarakat luas. Sebuah inspirasi dan sebuah harapan baru.

Mas Jubing is my hero…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: