Happy Birthday Jesus

24 Desember 2011

22.32

Malam Natal tahun 2011 kali ini memberikan cerita tersendiri bagiku. Pasalnya disaat orang lain sedang merayakan kebaktian malam Natal di gereja, aku malah sedang mengetik tugas yang segudang.  Mulai dari minggu Advent ke 4, aku mengalami penurunan semangat Natal.  Aku yang sedang menjalani kuliah, kembali tidak bisa merasakan nikmatnya Natal karena harus ujian dan masih punya banyak tugas yang menanti. Ditambah lagi, beberapa hari yang lalu ada sebuah mata kuliah yang sangat aku takuti tidak lulus. Badanku saat ini seperti remuk rasanya, tidak ada habisnya tugas ini. Sempat memikirkan Natal saja tidak, bayangkan. Aku bahkan lupa hari dan tanggal ketika baru bangun tidur tadi pagi.
Tapi, sewaktu melihat sebuah postingan di Facebook milik temanku, aku menyadari bahwa aku bukanlah satu-satunya orang yang sedang merasa seperti kelindas truk tronton. Masih banyak orang lain yang mungkin merasakan hal yang serupa atau bahkan lebih parah. Aku seharusnya bisa lebih bersyukur untuk keadaanku yang bisa kuliah, bisa berkumpul bersama keluarga dan teman, bisa membagikan keresahan dan kesenanganku pada orang lain. Diluar sana masih banyak orang-orang yang tidak seberuntung diriku.
Jika bisa kugambarkan, keadaan perasaanku saat ini seperti seorang anak yang sedang terasing jauh di luar negeri dan harus melakukan pekerjaan dinas, disaat ayah kesayangannya berulang tahun dan merayakannya dirumah. Ada ibu, adik, serta teman-teman berkumpul merayakan ulang tahun ayah. Bernyanyi, bersenda gurau, membuka hadiah, pokokya semua kegiatan yang menyenangkan. Aku hanya bisa membayangkan keadaan di rumah.
Tapi ya sudahlah, tidak perlu dipikirkan. Toh, seberapa hebat pestanya, aku tetap sayang sama Bapaku yang akan merayakan ulang tahunnya. Bapaku juga tahu bahwa aku menyayangiNya dan sedang sibuk sebentar disini.
Pada Natal tahun ini aku hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapaku yang sudah memberikanku banyak hal. Bahkan aku sendiri belum sempat membalas semua kebaikkan yang diberikan olehNya. Sekarang tepat pukul 24.00, dan aku hanya berdendang sendiri dikamar menyanyikan lagu Happy Birthday Jesus. Lagu yang menurutku sederhana tapi memiliki makna yang mendalam.

Happy Birthday Bapa, I Love You

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: