Diam…

Ada satu waktu, dimana aku memilih untuk diam.

Diam sejenak, untuk meresap semua rasa yang ada.

Layaknya menikmati secangkir kopi di sore hari.

Begitu harum, hangat, dan kental.

Begitu sederhana namun mengena.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: